pelesir

Saudia Airlines larang penumpang berpakaian terlihat betis dan lengan

Sedangkan penumpang lelaki tidak boleh memakai celana pendek.

15 Agustus 2017 08:33

Saudi Arabian (Saudia) Airlines, maskapai milik pemerintah Arab Saudi, baru-baru ini mengeluarkan aturan keras.

Saudia Airlines akan menolak penumpang perempuan berpakaian memperlihatkan lengan atau betis. Penumpang hawa juga dilarang berpakaian ketat atau tipis.

Sedangkan penumpang lelaki tidak boleh memakai celana pendek.

Namun tidak ada penjelasan apakah kebijakan itu juga berlaku bagi kru Saudia Airlines. 

Aturan tersebut mengundang perdebatan di media sosial. "Saya tidak mau melihat pakaian semacam itu ( memperlihatkan aurat) di tempat umum. Kebijakan hebat oleh Saudia Airlines," tulis seorang lelaki pendukung di akun Twitternya. 

Pengguna Twitter lain bertanya apakah kode pakaian seperti itu juga berlaku bagi kru Saudia.

Aturan baru ini dianggap bisa mengganjal ambisi Arab Saudi menjadi pusat pelesiran dunia. Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman baru-baru ini meluncurkan proyek resor raksasa di kawasan Laut Merah, akan membolehkan kaum hawa berbikini.

 

Konser grup band asal Korea Selatan, BTS, di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, 11 Oktober 2019. (Twitter)

Arab Saudi akan ajarkan musik, teater, dan seni di sekolah

Kebijakan ini muncul saat Arab Saudi tengah mengembangkan industri pariwisatanya.

Batu Belah tempat keluar air minum bagi Bani Israil berlokasi di Gunung Sinai, Madyan, Arab Saudi. (Living Passages)

Rombongan peziarah Kristen pertama kunjungi Arab Saudi

Gunung Sinai asli berada di Arab Saudi bukan di Mesir.

Gadis Arab Saudi berabaya dan bercadar serba hitam bergoyang pantat saat menonton sebuah konser di Ibu Kota Riyadh. (Twitter)

Polisi Saudi tangkap gadis karena bergoyang pantat saat menonton konser

Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi bulan lalu mengeluarkan panduan berperilaku di muka umum bagi pelancong asing. Siapa saja melanggar bakal dikenai denda, mulai 50 riyal hingga enam ribu riyal.





comments powered by Disqus