pelesir

Arab Saudi berencana terbitkan visa turis tahun depan

Pelancong Saudi saban tahun menghabiskan US$ 20 miliar untuk pelesiran ke luar negeri.

27 November 2017 11:10

Pemerintah Arab Saudi berencana menerbitkan visa turis mulai tahun depan.

Selama ini warga asing boleh ke negara Kabah itu hanya ekspatriat dan orang menjadi tanggungan mereka, pebisnis, dan jamaah ingin berumrah atau berhaji.

"Sasarannya adalah orang-orang ingin merasakan pengalaman dan kebesaran negara ini," kata Ketua Komisi Turisme dan Warisan Alam Arab Saudi Pangeran Sultan bin Salman bin Abdul Aziz dalam sebuah wawancara dilansir Rabu malam pekan lalu.

Dia menambahkan pengajuan visa akan dilakukan secara daring agar lebih mudah. "Saya berharap pada 2018 sudah berjalan," ujarnya.

Melalui reformasi ekonomi, Arab Saudi ingin menjadikan sektor wisata sebagai salah satu sumber pendapatan utama negara di luar minyak. Negara Kabah ini menargetkan belanja pelancong lokal dan asing melonjak menjadi US$ 46,6 miliar pada 2020 dari US$ 27,9 miliar di 2015. 

Pangeran Sultan menekankan pihaknya berfokus untuk menggaet lebih banyak wisatawan lokal, saban tahun menghabiskan US$ 20 miliar buat pelesiran ke luar negeri. 

Namun dia menambahkan Saudi juga bakal menyiapkan tujuan-tujuan wisata menarik untuk pelancong asing. 

Agustus lalu, Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman mengumumkan negeri Bani Saud itu akan membangun resor di 50 pulau berlokasi di Laut Merah. Tahap pertama dari proyek ini direncanakan selesai pada 2022.

Mia Khalifah, bintang film porno asal Libanon. (Twitter)

Bintang film porno Mia Khalifah kunjungi Jeddah

seorang penonton perempuan melemparkan branya kepada seorang penyanyi tengah tampil di Riyadh.

Konser grup band asal Korea Selatan, BTS, di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, 11 Oktober 2019. (Twitter)

Arab Saudi akan ajarkan musik, teater, dan seni di sekolah

Kebijakan ini muncul saat Arab Saudi tengah mengembangkan industri pariwisatanya.

Batu Belah tempat keluar air minum bagi Bani Israil berlokasi di Gunung Sinai, Madyan, Arab Saudi. (Living Passages)

Rombongan peziarah Kristen pertama kunjungi Arab Saudi

Gunung Sinai asli berada di Arab Saudi bukan di Mesir.





comments powered by Disqus