pelesir

Desa janda di Mesir

Kalau menikah, perempuan bersangkutan harus pergi dari desa itu. Jatah rumah dan tanahnya juga ditarik lagi.

29 Januari 2018 09:15

As-Samahah adalah desa di Mesir dan semua penduduknya adalah kaum hawa. Desa ini sekarang dihuni oleh sekitar 303 perempuan dan anak-anak mereka.

Kaum ada dilarang tinggal di sana. Perempuan mana saja menikah harus segera meninggalkan Desa As-Samahah. 

Desa itu terletak di Idfu, berjarak sekitar 120 kilometer dari Kota Aswan, selatan Mesir. Pemerintah mengkhususkan desa ini bagi para janda, bauk cerai mati atau hidup. Mereka diberikan lahan untuk bertani dan beternak sebagai sumber pendapatan.

"Proyek desa janda ini dimulai pada 1998 saat Kementerian Pertanian mengalokasikan dua desa baru bagi para janda," kata Hamdi al-Kasyif, pengawas Desa As-Samahah, kepada Al-Arabiya.

Dia menekankan hanya kaum hawa dan anak-anak mereka boleh tinggal di sana. Mereka dikasih rumah dan tanah seluas enam akre.

Kaum hawa di Desa As-Samahah juga memperoleh bantuan perabotan rumah tangga dan peralatan pertanian penting. Mereka diberikan pinjaman jangka pendek. Pemerintah memberikan subsidi untuk rumah satu lantai. 

Mereka boleh menanam apa saja kecuali tebu. Bagi yang melanggar, tidak akan dikasih pupuk. Kasyif bilang perempuan kalau menikah maka mesti meninggalkan desa tersebut, jatah rumah dan tanahnya juga ditarik lagi.

Proyek ini untuk membantu perempuan menjadi orang tua tunggal dalam membesarkan anak-anak mereka. 

Konser grup band asal Korea Selatan, BTS, di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, 11 Oktober 2019. (Twitter)

Arab Saudi akan ajarkan musik, teater, dan seni di sekolah

Kebijakan ini muncul saat Arab Saudi tengah mengembangkan industri pariwisatanya.

Batu Belah tempat keluar air minum bagi Bani Israil berlokasi di Gunung Sinai, Madyan, Arab Saudi. (Living Passages)

Rombongan peziarah Kristen pertama kunjungi Arab Saudi

Gunung Sinai asli berada di Arab Saudi bukan di Mesir.

Gadis Arab Saudi berabaya dan bercadar serba hitam bergoyang pantat saat menonton sebuah konser di Ibu Kota Riyadh. (Twitter)

Polisi Saudi tangkap gadis karena bergoyang pantat saat menonton konser

Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi bulan lalu mengeluarkan panduan berperilaku di muka umum bagi pelancong asing. Siapa saja melanggar bakal dikenai denda, mulai 50 riyal hingga enam ribu riyal.





comments powered by Disqus