pelesir

Arab Saudi gelar festival jazz pertama

Badan Hiburan Arab Saudi beberapa hari lalu bilang mereka akan membuat sekitar 5.500 festival dan konser untuk tahun ini atau dua kalipat ketimbang tahun lalu.

27 Februari 2018 03:15

Arab Saudi menggelar festival jazz buat pertama kali. Acara musik besar-besaran ini diselenggarakan selama tiga hari, Jumat hingga Ahad pekan lalu.

Menurut panitia, lebih dari enam ribu pengunjung menghadiri festival jazz dilangsungkan di Ibu Kota Riyadh itu. Konser tersebut menampilkan sejumlah kelompok jazz tersohor, termasuk Incognito dari Inggris, penyanyi jazz asal Libanon Syadi Nasyif, dan grup lokal From Riyadh.

Tempat penonton lelaki dan perempuan dibuat terpisah, juga ada area khusus keluarga.

Raif Bukhari, manajer Mizan, grup jazz dari Provinsi Al-Khobar, Arab Saudi, mengaku sangat senang atas konser jazz pertama di negara Kabah itu. "Kami merasa gembira mendapat kesemoatan emas ini untuk tampil dengan grup-grup band internasional," kata Raif Bukhari, manajer Mizan, kepada Arab News.

Badan Hiburan Arab Saudi beberapa hari lalu bilang mereka akan membuat sekitar 5.500 festival dan konser untuk tahun ini atau dua kalipat ketimbang tahun lalu.

Revital, 11 tahun, putri dari seorang rabbi di Ibu Kota Teheran, Iran, saat mengantarkan Faisal Assegaf dari Albalad.co mengunjungi Singagge Zargariyan di Teheran. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Dua kuburan nabi Yahudi di Iran terbakar

Organisasi-organisasi Yahudi mengecam kejadian itu.

Suhail al-Jamil, pemuda gay berusia 23 tahun asal Arab Saudi tengah berpose dengan celana pendek di sebuah pantai di Kota Jeddah, 6 Oktober 2019. (Twitter)

Tayangan Ramadan di Arab Saudi bahas hubungan sesama jenis

Di Arab Saudi, homoseksual merupakan isu terlarang dibicarakan di muka umum. Pelakunya pun bisa mendapat hukuman berat.

Ibu Kota Kairo, Mesir. (afrika.com)

Mesir pindahkan empat sphinx ke Alun-alun Tahrir

Para ahli arkeologi mencemaskan penempatan keempat sphinx itu di Alun-alun Tahrir bakal merusak artefak-artefak itu.

Seorang lelaki Israel mengibarkan bendera Arab Saudi di Yerusalem pada 22 Agustus 2019. (Screengrab)

Dua drama televisi di Arab Saudi kampanyekan normalisasi hubungan dengan Israel

Dalam drama berjudul Ummu Harun, episode pembuka diawali monolog dalam bahasa Ibrani.





comments powered by Disqus