pelesir

Puteri Nura, wajah baru industri fesyen di Arab Saudi

Pengaruh Jepang mulai terlihat di Riyadh, di mana gadis-gadis Saudi berabaya gaya kimono.

27 April 2018 17:26

Seorang puteri kerajaan Arab Saudi masih berusia muda, terinspirasi oleh pengalamannya selama menetap di Ibu Kota Tokyo, Jepang, adalah wajah baru dalam industri fesyen di negara Kabah.

Puteri Nura, binti Faisal as-Saud, cicit dari pendiri kerajaan Arab Saudi Raja Abdul Aziz, dipilih menjadi presiden kehormatan Dewan Fesyen Arab pada Desember tahun lalu.

Puteri Nura, berumur 30 Ahad pekan lalu, bulan ini mengawasi pelaksanaan pagelaran busana Arab Fashion Week, juga menmapilkan koleksi perancang kelas dunia Jean Paul Gaultier dan Roberto Cavalli.

Dia selalu tampil berkerudung bukan berjilbab, hangat, ramah, dan fasih berbicara. Dia adalah sosok perempuan Arab Saudi masa depan.

Meski begitu, dia tidak mau orang lain memandang rendah terhadap kebiasaan kaum hawa Arab Saudi berabaya. "Itu bagian dari budaya kami...itulah cara hidup kami," kata Puteri Nura.

Arab Saudi mengalami perubahan cepat dalam hal budaya sejak Pangeran Muhammad bin Salman menjadi putera mahkota Juni tahun lalu.

Mulai Juni tahun ini, perempuan Arab Saudi dibolehkan menyetir mobil dan mengendarai sepeda motor. Pangeran Muhammad bin Salman juga bilang abaya bukan lagi pakaian wajib bagi kaum hawa Arab Saudi.

Edisi pertama majalah Arab Fashion Week diluncurkan pada 11 April, molor dua pekan dari rencana.

Pagelaran busana Arab Fashion Week, berlangsung di Ibu Kota Riyadh, juga menampikan karya-karya desainer lokal, termasuk Arwa Banawi, dan Masyail ar-Rajhi dari Uni Emirat Arab.

Puteri Nura, lulusan dari Universitas Rikko, Tokyo, dengan gelar master di bidang Bisnis Internasional. Dia mengakui semasa bermukim di Jepang memberi pengaruh besar bagi dirinya dalam memandang fesyen, bisnis, dan orang-orang di negeri asalnya.

"Di sanalah kecintaan akan fesyen bermula," ujar Puteri Nura. "Saya kira saya membawa pulang banyak hal dari Jepang...menghormati orang lain, menghargai budaya dan agama orang lain."

Pengaruh Jepang mulai terlihat di Riyadh, di mana gadis-gadis Saudi berbaya gaya kimono.

Puteri Nura juga berencana membangun industri tekstil di Arab Saudi. "Saya percaya kami buisa melakoni sesuatu keren."

Kubur Yesus dalam Gereja Makam Yesus di Kota Tua, Yerusalem Timur. (holylandpilgrimages.org)

Gereja Makam Yesus dibuka lagi buat peziarah

Otoritas gereja membatasi peziarah masuk maksimum 50 orang buat tiap sesi.

Revital, 11 tahun, putri dari seorang rabbi di Ibu Kota Teheran, Iran, saat mengantarkan Faisal Assegaf dari Albalad.co mengunjungi Singagge Zargariyan di Teheran. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Dua kuburan nabi Yahudi di Iran terbakar

Organisasi-organisasi Yahudi mengecam kejadian itu.

Suhail al-Jamil, pemuda gay berusia 23 tahun asal Arab Saudi tengah berpose dengan celana pendek di sebuah pantai di Kota Jeddah, 6 Oktober 2019. (Twitter)

Tayangan Ramadan di Arab Saudi bahas hubungan sesama jenis

Di Arab Saudi, homoseksual merupakan isu terlarang dibicarakan di muka umum. Pelakunya pun bisa mendapat hukuman berat.

Ibu Kota Kairo, Mesir. (afrika.com)

Mesir pindahkan empat sphinx ke Alun-alun Tahrir

Para ahli arkeologi mencemaskan penempatan keempat sphinx itu di Alun-alun Tahrir bakal merusak artefak-artefak itu.





comments powered by Disqus