pelesir

Putera mahkota Arab Saudi punya hubungan khusus dengan Lindsay Lohan

Calon raja Arab Saudi itu juga getol memberikan hadiah buat gadis 33 tahun itu, termasuk sebuah kartu kredit.

06 Agustus 2019 06:51

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman, 34 tahun, dikabarkan memiliki hubungan dekat dengan artis asal Amerika Serikat, Lindsay Lohan.

Selentingan beredar menyebutkan Bin Salman mengajak Lohan jalan-jalan ke beragam negara menggunakan jet pribadinya. Calon raja Arab Saudi itu juga getol memberikan hadiah buat gadis 33 tahun itu, termasuk sebuah kartu kredit. "Keduanya memang saling mengenal," kata seorang sumber dalam lingkaran dekat Lohan.

Teman-teman Lohan bilang mereka pernah melihat obrolan antara Bin Salman dan Lohan melalui pesan singkat di telepon seluler. Namun perwakilan Lohan membantah hal itu. Dia mengatakan Lohan dan Bin Salman hanya sekali bertemu, yakni di sebuah balapan Formula Satu tahun lalu.

Lohan dikabarkan pula telah masuk Islam setelah pada 2017 tampil di depan umum memakai kerudung sambil memegang Al-Quran. Dia juga berabaya dan berjilbab ketika muncul di acara the London Modest Fashion Week tahun lalu.

Ulama tersohor Arab Saudi Syekh Salman al-Audah. (Twitter)

Arab Saudi segera adili lagi ulama-ulama pengkritik Bin Salman

Dalam sidang sebelumnya,jaksa telah menuntut hukuman mati terhadap Syekh Salman, Syekh Awad, dan Syekh Ali al-Umari.

Foto dan nama 15 warga Arab Saudi diduga terlibat dalam pembunuhan Jamal Khashoggi. (Sabah)

Saudi jual gedung konsulat tempat pengawal Bin Salman bunuh Khashoggi

Sampai sekarang Riyadh menolak mengungkap di mana potongan-potongan tubuh Khashoggi disembunyikan.

Pangeran Khalid bin Farhan dari Arab Saudi, mendapat suaka politik di Jerman sejak 2013. (Middle East Eye)

Pangeran Saudi serukan penggulingan Raja Salman dan putera mahkota

Upaya kudeta pernah terjadi April tahun lalu, ketika istana Raja Salman di Ibu Kota Riyadh diserang.

Ulama Arab Saudi, Syekh Umar al-Muqbil. (Twitter)

Arab Saudi tangkap ulama karena kritik soal konser musik

Syekh Umar al-Muqbil menilai konser musik internasional dapat menghapus budaya asli masyarakat Saudi.





comments powered by Disqus