pelesir

Penyanyi kondang Libanon umumkan pensiun karena samakan industri musik dengan mafia

Selama dua dasawarsa berkarier, Elissa sudah menjual lebih dari 30 juta album di seluruh dunia.

21 Agustus 2019 06:12

Salah satu penyanyi tersohor di dunia Arab asal Libanon, Ilyasar Zakaria Khouri (dikenal dengan nama Elissa) Senin sore lalu mengumumkan akan pensiun setelah menyelesaikan album terakhirnya. Dia beralasan industri musik sudah seperti mafia.

Dia bilang tengah mengerjakan album barunya dengan penuh cinta dan semangat. "Alasannya ini bakal menjadi album terakhir dalam karier saya. Saya mengumumkan ini dengan sangat berat tapi amat yakin lantaran saya tidak bisa lagi bekerja di sektor mirip mafia," tulis Elissa di Twitter. "Saya tidak dapat produktif lagi.

Kepada the National Juni lalu, Elissa mengaku sudah merekam lima lagu di almbum barunya dan akan melanjutkan tur musim panasnya.

Tahun lalu, Elissa mengeluh karena lagu-lagunya diblok oleh Anghami, situs layanan video musik Timur Tengah, setelah perusahaan rekamannya, Rotana, menjalin kesepakatan dengan layanan serupa berpusat di Paris, Deezer.

Elissa dikenal sebagai penyanyi berani mengangkat tema tabu di dunia Arab dalam lagunya, termasuk kekerasan dalam rumah tangga dan bunuh diri. Bulan ini dia menyatakan baru bebas dari kanker payudara.

Selama dua dasawarsa berkarier, Elissa sudah menjual lebih dari 30 juta album di seluruh dunia. Pada 2005, 2006, dan 2010, dia menerima penghargaan the World Music Award sebagai artis Timur Tengah dengan penjualan album terbanyak. Dia adalah penyanyi Libanon pertama meraih penghargaan bergengsi itu.

Elissa adalah salah satu selebritas paling tajir di Libanon, berharta lebih dari US$ 40 juta. Dia memiliki 44 juta pengikut di media sosial.

Arab Saudi menggelar pesta kembang api sambut malam Tahun Baru 2020. (MBC)

Arab Saudi gelar pesta kembang api perdana sambut tahun baru

Perayaan malam tahun baru ini merupakan bagian dari festival musik dan hiburan Riyadh Season. 

Seorang perempuan Arab Saudi memperlihatkan kedua payudaranya saat menonton konser musik di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Twitter)

Sejumlah perempuan Saudi pamer aurat saat menonton konser musik

Mereka kini boleh berbaur dengan lelaki di dalam restoran dan kafe, menonton konser musik, dan menyetir mobil atau mengendarai sepeda motor.

Sebanyak 130 ribu orang menyaksikan festival musik MDL Beast di hari pertama, berlangsung di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, 19 Desember 2019. (Al-Arabiya)

Arab Saudi gelar konser musik pop terbesar

Selama ini ulama-ulama Saudi berpaham Wahabi mengharamkan musik.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Arab Saudi akan pamerkan Injil Raja James edisi perdana

Injil Raja James ini akan dipamerkan bareng Al-Quran cetakan awal. 





comments powered by Disqus