pelesir

Isolasi dan jam malam bikin papan karambol ludes terjual di Arab Saudi

Saad as-Suwaiyan, ahli antropologi Saudi, menjelaskan karambol telah menjadi permainan tersohor di negara Kabah itu sejak beberapa generasi.

11 April 2020 09:11

Permainan karambol (kairum dalam bahasa Arab) sudah menjadi tradisi di Arab Saudi. Permainan biliar versi tangan ini dibawa imigran asal India ke negara Kabah itu.

Permainan karambol menjadi salah satu cara bagi warga Saudi mengusir kejenuhan gegara isolasi dan jam malam diberlakukan buat menekan penularan virus corona Covid-19. Alhasil, papan karambol ludes terjual. Kalau pun masih ada, harganya meroket.

Karambol sangat populer di masyarakat Saudi: tua dan muda, lelaki atau perempuan menyenangi permainan ini.

Majid al-Dosari, insinyur kini bekerja dari rumahnya di Kota Jeddah, termasuk beruntung karena membeli karambol beberapa hari sebelum kehabisan. Dia memesan karambol melalui situs Haraj setelah jam malam diterapkan di Jeddah.

Penjual mengirim karambol itu ke rumahnya dua hari berselang seharga 90 riyal. "Sekarang harganya naik tiga kali menjadi 300-400 riyal," kata Majid. Papan karambol terjual habis sangat cepat."

Majid mengaku sekarang kerap bermain karambol saban hari bareng abang dan kakak iparnya, serta saudara perempuannya.

Isolasi terhadap semua 13 provinsi, termasuk isolasi khusus atas Makkah, Madinah, Riyadh, dan Jeddah, diterapkan sedari 23 Maret. Jam malam secara nasional diberlakukan dua hari kemudian. Karena wabah Covid-19 terus meluas, Saudi melaksanakan jam malam 24 jam sehari terhadap sebelas kota, termasuk Makkah, Madinah, Riyadh, Jeddah, Dammam, dan Dhahran.

Di banyak toko di Jeddah saat ini sudah tidak ada lagi stok papan karambol. Konsumen mencari melalui toko-toko online mengklaim mengimpor papan karambol terbaik dari India.

Di Arab Saudi, karambol biasanya dimainkan saban malam Ramadan atau sambil menunggu azan subuh. Seperti di Indonesia, karambol bisa dimainkan satu lawan satu atau empat orang terbagi dalam dua grup saling bertanding.

Saad as-Suwaiyan, ahli antropologi Saudi, menjelaskan karambol telah menjadi permainan tersohor di negara Kabah itu sejak beberapa generasi.

Nahid Nur mengaku sudah bermain karambol bareng ibu dan keluarganya sejak kecil. "Permainan ini sangat seru," ujar guru berumur 39 tahun ini kepada Arab News.

Ibunya membelikan papan karambol dari sebuah toko mainan di Jeddah tujuh tahun lalu dan sudah jarang dimainkan. Tapi karambol kemabali diminati setelah pemerintah Saudi memberlakukan isolasi dan jam malam. Jadi kami mengeluarkan karambol tua kami dan bermain lagi," tutur ibu dua anak itu.

Pesawat Airbus A380 milik maskapai Emirates Airline. (Emirates)

Emirates akan sediakan makanan halal bagi penumpang Yahudi

Presiden Dewan Yahudi UEA Ross Kriel memperkirakan pengunjung dari Israel ke UEA sebanyak 150-300 ribu saban tahun.

Arab Saudi (Wikipedia)

Arab Saudi renovasi rumah Lawrence of Arabia

Selama bermukim di negara Syam itulah, Lawrence of Arabia belajar dan menjadi mahir berbahasa Arab.

Rabbi Yobby Ensel tengah memimpin misa Sabbath di rumahnya di Kota Manado, Sulawesi Utara, April 2014. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Masih ada komunitas Yahudi tinggal di Arab Saudi

Mereka adalah suku asli Yahudi berasal dari Iran dan kebanyakan ekspatriat.

Mia Khalifah, bintang film porno asal Libanon. (Twitter)

Eks bintang porno Mia Khalifah lelang koleksi kacamata buat bantu korban ledakan Beirut

Lelang kacamata koleksi Mia akan berakhir Ahad sore pekan ini.





comments powered by Disqus