pelesir

Hampir setengah dari situs bersejarah Yahudi di Suriah hancur karena perang

Situs Yahudi terancam hancur di Suriah adalah Sinagoge Bandara di Kota Aleppo dan Sinagoge Nabi Elijah di Ibu Kota Damaskus.

07 Juni 2020 14:32

Hampir setengah situs bersejarah kaum Yahudi di Suriah tinggal reruntuhan gegara perang meletup di negara Syam itu sejak 2011. Nasib serupa dialami oleh seperempat situs bersejarah Yahudi di Irak.

Dalam laporannya dilansir awal pekan ini - the Jewish Cultural Heritage Initiative berkantor di Ibu Kota London, Inggris - menyebutkan paling tidak 32 dari 71 situs Yahudi di Suriah tidak bisa diperbaiki lagi. Di Irak, sebanyak 68 dari 297 situs bersejarah Yahudi juga tinggal puing-puingnya saja.

Situs-situs bersejarah Yahudi di kedua negara itu paling tua berumur paruh kedua abad pertama Masehi. Sedangkan paling mutakhir dibangun pada abad ke-19 atau 20.

Di Irak, hanya sebelas persen dari 297 bangunan bersejarah Yahudi masih berdiri. Tapi sebagian besar kondisinya buruk atau sangat rusak.

Di Suriah, keadaan bangunan-bangunan bersejarah Yahudi masih tersisa lebih baik ketimbang yang di Irak.

Situs Yahudi terancam hancur di Suriah adalah Sinagoge Bandara di Kota Aleppo dan Sinagoge Nabi Elijah di Ibu Kota Damaskus. "Kondisi dan di mana keberadaan arsip-arsip milik Sinagoge Nabi Elijah tidak jelas gegara perang," kata CEO the Foundation for Jewish Heritage Michael Mail.

Dia menambahkan Sinagoge Bandara di Aleppo memang sudah rusak sedari pecahnya kerusuhan anti-Yahudi di sana pada 1947.

Sedangkan kubur Nabi Ezekiel di Kota Al-Kifl, tenggara Irak, menurut Mail, sudah dialihfungsikan menjadi tempat ziarah kaum Syiah. Kompleks makam ini diubah menjadi Masjid An-Nukhailah.

Di Ibu Kota Baghdad sendiri, dulunya terdapat lebih dari 120 ribu orang Yahudi menetap di sana, sebelum pecah kerusuhan anti-Yahudi.

Lukisan wajah Yesus berjudul Salvator Mundi (Sang Penyelamat Dunia) karya Leonardo Da Vinci. (Arabian Business)

Lukisan wajah Yesus dibeli Bin Salman seharga Rp 6,6 triliun diyakini palsu

Menurut pakar seni dari Prancis, jemari tangan kanan Yesus dalam Salvator Mundi tidak mencerminkan karakteristik karya seni Da Vinci.

Kota Jeddah, Arab Saudi. (islam.ru)

Universitas Jeddah akan jadi kampus pertama di Arab Saudi mengajarkan bahasa Cina

Kementerian Pendidikan Arab Saudi berencana mengajarkan bahasa Cina di sekolah-sekolah khusus kaum hawa.

Batu Belah tempat keluar air minum bagi Bani Israil berlokasi di Gunung Sinai, Madyan, Arab Saudi. (Living Passages)

Supermodel Kate Moss berpose pamer paha buat promosikan lokasi wisata di Arab Saudi

Dalam sebuah pose, Kate Moss dan Alek Wek, sama-sama berpakaian serba hitam, serta Amber Valletta, bergaun putih, memamerkan paha kanannya mulai dari pangkal.

Ilustrasi perempuan Arab sedang berbicara di telepon seluler. (Arab News)

Pacaran tidak lagi tabu di Arab Saudi

Keduanya ketahuan oleh polisi syariah saat sedang berduaan di dalam mobil. Fadilah ditangkap tapi pangrean dibebaskan.





comments powered by Disqus