wawancara

Moti Kahana (1)

Saya tidak cuma menolong orang Yahudi

Moti Kahana telah mengevakuasi lusinan orang Yahudi dari Suriah.

03 Desember 2015 22:24

Penderitaan dialami warga sipil Suriah akibat perang meletup di negara itu telah memicu Moti Kahana, pengusaha Yahudi asal Amerika Serikat, melaksanakan misi kemanusiaan.

Dia membantu orang sipil Yahudi dan lainnya keluar dari Suriah. Dia mengaku dana dikeluarkan untuk evakuasi itu berasal dari kocek sendiri. "Sekali lagi saya tegaskan, saya tidak cuma membantu orang Yahudi," katanya.

Berikut penjelasan Moti Kahana kepada Faisal Assegaf dari Albalad.co saat dihubungi melalui WhatsApp pekan lalu.

Kenapa Anda berinisiatif menolong warga sipil Suriah keluar dari medan perang?

Itu perbuatan benar mesti dilakukan.

Apakah karena Anda pernah punya pengalaman dengan Holocaust?

Ya, benar. Pihak keluarga dari ayah saya banyak yang terbunuh dalam Holocaust.

Berapa keluarga Yahudi sudah Anda evakuasi dari Suriah?

Saya tidak hanya menolong orang Yahudi. Saya juga membantu warga muslim dan lainnya.

Jadi berapa orang Yahudi sudah Anda selamatkan?

Lebih dari sepuluh dan kurang dari seratus. Sekali lagi saya tegaskan, saya tidak cuma membantu orang Yahudi. Keluarga Yahudi terakhir saya selamatkan berasal dari Aleppo.

Di mana saja mereka tadinya tinggal di Suriah?

Saya tidak bisa menyebutkan di mana tempat tinggal mereka.

Berapa jumlah orang Yahudi di Suriah sebelum pecah perang pada 2011?

Kurang dari seratus.

Bagaimana Anda bisa menemukan orang Yahudi di Suriah?

Saya terlalu ahli untuk pekerjaan itu. Saya memiliki orang-orang saya di sana. Mereka tidak dibayar.

Sekali evakuasi berapa dana Anda gelontorkan?

Sekitar US$ 10 ribu untuk membayar tiker penerbangan, hotel, dan sebagainya.

Berapa jumlah dana telah Anda keluarkan?

Lebih dari US$ 100 ribu hingga kurang dari US$ 2 juta.

Apakah Anda mendapat donasi dari pihak lain?

Tidak, semua berasal dari kantong saya sendiri

Di mana sekarang orang-orang Yahudi telah Anda selamatkan dari Suriah?

Mereka semua kini tinggal di Israel.

Bagaimana perasaan orang-orang Yahudi itu karena harus meninggalkan Suriah?

Tentu saja mereka sebenarnya tidak mau keluar dari kampung halaman mereka. Semua itu mereka lakoni karena terpaksa.

Lieutenant Colonel (Reserve) Eyal Dror, the commander of Israel military humanitarian mission for Syrians during 2013-2018. He is also the chief of the Good Neighbor Unit at Israel Defense Force. (Albalad.co)

Israeli military treated and helped Syrians because they are human beings

"The State of Israel is not an enemy and that we want to live with them in peace and willing to help them in such a difficult time," said Eyal Dror.

Rabbi David Rosen from the American Jeiwsh Committee and the Secretary General of the Muslim World League Sheikh Muhammad bin Abdul Karim al-Isa. (Rabbi David Rosen for Albalad.co)

I support the normalization between Indonesia and Israel

"I think this would ultimately be good for Palestinians as well. Isolating Israel only compounds a situation of distress for them," said Rabbi David Rosen.

Ronen Skaletzky, Israeli Jew who refuses Zionism and opposes the normalization between Israel and muslim countries. (Ronen Skaletzky for Albalad.co)

As Israeli Jew, I refuse Zionism and oppose the normalization between Israel and muslim countries

"These Arab dictators try to get US and Israeli support for their regime against Iran and their own people's democratic inspirations. Why should Indonesia join this trend of dictatorial betrayal?" said Ronen Skaletzky.

Mantan Perdana Menteri dan Presiden Israel Shimon Peres dengan latar kapal berpeluru kendali. (IDF Archives)

I arranged and prepared the visit of Shimon Peres to Indonesia

Gus Dur and Shimon Peres had a breakfast meeting at Halim airbase in August 2000. During his visit to Jakarta, Peres also came to Taman Mini.





comments powered by Disqus