wawancara

Kami menguasai pasar Timur Tengah

Sejak 1994, pasta gigi siwak sudah memasuki pasar Arab Saudi.

27 Oktober 2016 18:36

PT Miswak Utama adalah perusahaan industri memproduksi produk-produk kosmetik, seperti pasta gigi, obat kumur, sampo, dan sabun cair. Perusahaan berdir sejak 1992 ini juga memproduksi produk-produk bayi dan gula rendah kalori berkualitas.

PT Miswak Utama merupakan perusahaan Penanaman Modal Dalam Negeri berlokasi di Bangil, Pasuruan, Jawa Timur. Untuk memenuhi standar produksi berkualitas baik, PT Miswak Utama didukung oleh peralatan dan sistem produksi higienis, aman, dan berkualitas. Produk-produk PT Miswak Utama telah dipasarkan di wilayah Indonesia dan beberapa negara di Eropa, Afrika, Amerika, Australia, dan Asia.

Manajer Produksi PT Miswak Utama Jamilah Bawazir menjelaskan produk mereka menguasai pasar di Timur Tengah. Memang dari pertama kita itu sangat perhatian pada kehalalan produk," katanya. Karena itu dia yakin kian naiknya pasar produk halal bakal meningkatkan nilai penjualan produk perusahaannya.

Berikut penjelasan jamilah Bawazir saat dihubungi Faisal Assegaf dari Albalad.co melalui telepon selulernya hari ini.

Kapan usaha pembuatan pasta gigi siwak ini dimulai?

Pabriknya mulai 1993.

Langsung bikin perusahaan atau usaha rumahan?

Langsung buat PT cuma distribusinya masih kecil, pasarnya masih kecil. Lama-lama membesar, terus kita ekspor. Lama-lama kita juga buat pabrik di luar negeri.

Apa produk awalnya?

Produk awal pasta gigi siwak aja, kemudian berkembang. Ada pasta gigi anak-anak, pasta gigi herbal, pasta gigi pemutih, pasta gigi sensitif. Ada obat kumur.

Memang dari pertama kita itu sangat perhatian pada kehalalan produk.

Apa semua produk bahan bakunya siwak?

Bukan. Kalau pasta gigi itu mengandung siwak. Kalau obat kumur tidak. Tapi obat kumur kita itu daya hambat bakterinya tinggi, tidak mengandung alkohol.

Obat kumur di pasaran itu banyak mengandung alkohol 22 persen hingga 28 persen. Produk kami tidak mengandung alkohol.

Berapa total produksi saat pabrik dimulai?

Kalau pertama, kita produksi tiga bulan nggak habis. Terus kita berkembang waktu distributor kita yang punya Indofood. Sampai kita membeli mesin tapi belum cukup memenuhi kebutuhan pasar.

Lalu Indofood memiliki kebijakan distributornya tidak boleh memasarkan produk yang bukan buatan mereka. Akhirnya penjualan kita rada turun tapi alhamdulillah ekspor kita naik.

Sekarang ekspor itu banyak dilayani oleh pabrik kita di Arab saudi karena ekspor kita banyaknya di Timur Tengah. Di dalam negeri kita banyak membuat produk pesanan orang.

Ekspor pertama ke mana dan tahun berapa?

Ekspor pertama ke Arab Saudi sekitar 1994.

Berapa volume ekspor pertama?

Satu kontainer. Kita juga mengekspor ke Malaysia, Jerman, Aljazair, Amerika, Yaman.

Sekarang ini sasaran ekspor ke mana?

Ekspor itu dipegang oleh pabrik di Arab Saudi, terutama di Timur Tengah dan Afrika.

Kapan pabrik di Arab Saudi dibuka?

Sekitar 1998.

Produk apa saja diekspor ke Timur Tengah?

Semua produk.

Apa saja produk dihasilkan PT Miswak Utama?

Selain pasta gigi dan obat kumur, ada juga produk khusus bayi, pelembab antinyamuk, produk untuk mandi.

Untuk oral, produk-produk kami sama sekali tidak mengandung alkohol.   

Bahan baku siwak berasal dari mana?

Dari Saudi, kita impor dari sana. Berupa ranting dan kita olah di sini.

Bagaimana soal rencana ekspansi?

Ekspansi ke depannya kita akan ke arah produk-produk herbal, juga produk sweetener. Pasta giginya, selain junior juga akan kita buat junior herbal. karena sebagian masyarakat mau fluoride dan sebagian lagi tidak mau memakai fluoride.

Pasar produk halal makin digemari, apakah Anda optimis penjualan bakal naik?

Yakin karena kita naik terus volume penjualan naik terus tiap tahun. Selain itu banyak sekali yang memesan produk ke kita.

Bagaimana dengan penjualan di Timur Tengah?

Kita yakin bakal tetap menguasai penjualan di Timur Tengah. Pesaing kita untuk kawasan Timur Tengah adalah Signal 2, sedangkan di dalam negeri pesaing kita adalah Unilever. 

Menachem Klein, professor in political sciences at Bar Ilan University, Israel, poses with the background of the image of  Al-Aqsa in Borobudur Hotel, Jakarta, December 15, 2015. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Muslim communities are bored and desperate with the issue of Palestine

"I wish to make it clear, no one will liberate the Paletinians or work for them. They must operate, be active," said Menachem Klein.

Rabbi David Rosen from the American Jeiwsh Committee and the Secretary General of the Muslim Wrld League Sheikh Muhammad bin Abdul Karim al-Isa. (Rabbi David Rosen for Albalad.co)

The visit was important for relations between Islam and Judaism

In the context of Israel and Jews, Indonesia is a victim of false propaganda and misrepresentation.

Juru bicara Taliban Suhail Syahin. (Suhail Syahin buat Albalad.co)

We want to establish a truely Islamic government in Afghanistan which is not like ISIS

"Daesh is a foreign phenomenon in Afghanistan and have foreign agenda. Their conduct with common people was brutal, killing them on mere suspicion while we consider ourselves as servants of our people, recruit from them and live among them," said Taliban spokesperson Suhail Syahin to Albalad.co.

Musa Abu Marzuq with the Prime Minister of Malaysia Mahathir Mohamad. (Albalad.co/Supplied)

All Israeli officials responsible for war crimes against Palestinians

"All of them assured that the Palestinian issue is the most important problem in the muslim world," said Abu Marzuq.





comments powered by Disqus